halah mas-mas, nggaya men panjenengan ngomong soal akhlak. hayo coba, akhlak itu apa? wagu ah! lagian mas mantri kok bisa bilang soal jangan begituan ama sembarangan orang. lha jelas to yo, wakil rakyat yang terhormat yang yang-yangan terus main pelem itu kan ndak sembarangan nyatanya milih wong wadon ayu, pablik fegur ngono lho. satu profesi ama aku. penyanyi dangdut. meski kayaknya ndak top. lha sebelum ini mana pernah kedengeran namanya?
yeee ini lagi ndoro bei malah nanya asik opo ora!
pegel ati lho ndoro kalo orang yang kita muliakan karena kedudukan, jabatan, kapasitasnya di masyarakat lha kok terus tiba-tiba melakukan hal yang semestinya ndak mereka lakukan. wooo ya ndak berarti kalo orang kecil macam kita juga boleh melakukan hal-hal itu, ngawur kowe ji! maksudku itu yaaa, mereka itu kan sepatutnya jadi contoh to, lha karena kedudukan mereka kan mereka itu kayak kita senteri terus terus to. kita perhatikan tindak tanduknya. lha kita ini kan kebiasaan melu-melu. ndak punya pendirian. kalo terus podo melu-melu, ikut-ikut, karena merasa dicontoi, blaik temenan!
kata temenku di amerika sono, iyo yu, aku nduwe konco nang kono, jarene wong-wong koyok ngono kuwi prom hero tu zero. katanya dari digadang-gadang dijadikan panutan untuk melakukan hal-hal baik jadi nol besar saiki lha gara-gara kelakuane kuwi. halah rak percoyo yo aku nduwe konco nang amerika? yo karepmu.
menurut ndoro bei gimana? kita harusnya melihat satu tokoh itu dalam kapasitas kerjanya dan ngga nyampur aduk ama kehidupan pribadi, opo gimana? opo yu? kowe arep ngomong opo mau?